KEDIRI – Ormas Satu Darah menyatakan kesiapan untuk turun ke jalan memberikan dukungan moral kepada Yakuza Maneges dalam mengawal nilai-nilai Amar Ma’ruf Nahi Munkar, khususnya terkait kepedulian dan perlindungan anak di Kabupaten Kediri.

Kepala Bidang Hukum Satu Darah, Rendy Zulfikar, S.H., menegaskan bahwa apa yang dilakukan Yakuza Maneges merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan.

“Bagi kami, apa yang dilakukan Yakuza Maneges merupakan bentuk partisipasi masyarakat. Masyarakat tidak seharusnya diam ketika melihat persoalan yang menyangkut keselamatan, kehormatan, dan masa depan anak. 

Perlindungan anak bukan hanya tanggung jawab keluarga atau aparat penegak hukum, tetapi juga tanggung jawab kita bersama,” tegas Rendy.

Menurutnya, partisipasi masyarakat dalam menyuarakan kepedulian merupakan bagian dari kehidupan demokrasi dan tanggung jawab moral.

Terkait munculnya laporan dugaan penganiayaan dan penculikan yang turut menjadi perhatian publik, Rendy menegaskan bahwa Satu Darah menghormati proses hukum dan meminta seluruh pihak jangan beropini liar.

“Jangan sampai persoalan yang muncul justru menggeser perhatian terhadap perkara utama, yakni dugaan kekerasan seksual terhadap anak. 

Semua persoalan harus diproses secara proporsional melalui mekanisme hukum yang berlaku,” ujarnya.

Lebih lanjut, Satu Darah menyatakan siap melakukan konsolidasi bersama elemen masyarakat lainnya untuk menyampaikan aspirasi melalui aksi damai apabila diperlukan.

Rendy menambahkan, semangat tersebut sejalan dengan firman Allah SWT dalam QS. Ali ‘Imran ayat 104 tentang perintah menyeru kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran.

“Amar Ma’ruf Nahi Munkar bukan sekadar slogan. Ini adalah panggilan moral untuk mengajak kepada kebaikan, melindungi mereka yang rentan, mengawal keadilan, dan menjaga nilai-nilai kemanusiaan. Kami siap bersinergi dalam perjuangan tersebut dengan tetap menjunjung tinggi hukum dan persaudaraan,” pungkasnya.

Satu Darah menegaskan bahwa perlindungan anak dan kepedulian terhadap sesama harus menjadi gerakan bersama, bukan hanya tanggung jawab satu organisasi atau kelompok tertentu. – rcx

By Ricky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *