JEMBER – Kebutuhan layanan kesehatan di lingkungan pesantren kembali mendapat perhatian khusus. Yayasan Anugerah Nusantara Al Mubarokah (YANMU) menyerahkan satu unit ambulans kepada Pondok Pesantren Bustanul Ulum di Mlokorejo, Jember, Minggu (9/8), sebagai bagian dari rangkaian Rihlah Kemanusiaan wakaf ambulans.

Penyerahan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua Umum YANMU Yahdhana H Baswara kepada pengasuh pondok, KH Abduh Halim Abdullah (Ra Abduh) dan KH Ainul Yaqin (Lora Yaqin). Kehadiran ambulans ini menjawab keterbatasan yang selama ini dirasakan pondok dalam menangani kondisi darurat santri.

KH Ainul Yaqin mengungkapkan rasa syukur sekaligus keprihatinan. Menurutnya, pondok pesantren sering kali kurang mendapat perhatian pemerintah dalam aspek fasilitas kesehatan. “Semoga yayasan ini bisa menjadi solusi untuk bagaimana bisa memperhatikan kembali pondok-pondok pesantren yang ada di Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan, pondok sudah memiliki klinik, namun belum memiliki ambulans. “Kalau layanan kesehatan kayak klinik gitu kita sudah ada. Cuma kalau ambulans kita belum ada. Kita biasanya pakai mobil pribadi kiai kalau santri ada yang sakit atau apa. Jadi adanya ambulans ini sangat bermanfaat,” jelasnya.

Yahdhana H Baswara mengapresiasi sambutan hangat dari pengasuh dan santri Bustanul Ulum. Ia menjelaskan bahwa Rihlah Kemanusiaan YANMU dimulai 3 Agustus dari Kantor PBNU, lalu dilanjutkan ke sejumlah pondok di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Yayasan ini fokus pada bidang keagamaan, pendidikan, dan kesehatan, khususnya bagi masyarakat pesantren dan ulama.

Dengan ambulans baru ini, Pondok Pesantren Bustanul Ulum kini memiliki sarana yang lebih memadai untuk merespons kebutuhan kesehatan santri secara cepat, tanpa lagi mengandalkan kendaraan pribadi pengasuh. – rcx

By RIcky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *