Bone – Dewan Pengurus Pusat Kesatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia Bone (DPP KEPMI Bone) periode 2026–2028 mulai melakukan berbagai persiapan menuju pelantikan kepengurusan. Langkah tersebut dilakukan setelah Khaidir ditetapkan sebagai Ketua Umum KEPMI Bone periode 2026–2028.
Sebagai bagian dari tahapan awal, Ketua Umum terpilih KEPMI Bone, Khaidir, melakukan pertemuan dengan Bupati Bone. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk membangun komunikasi kelembagaan sekaligus memperkuat hubungan dan sinergi antara organisasi pelajar dan mahasiswa dengan Pemerintah Kabupaten Bone.
Dalam pertemuan itu, Khaidir menyampaikan komitmen kepengurusan baru untuk menjalankan roda organisasi secara aktif serta menghadirkan kontribusi positif bagi masyarakat dan daerah. Komunikasi dengan pemerintah daerah juga dipandang penting dalam membangun kolaborasi, khususnya dalam mendorong peran pelajar dan mahasiswa Bone sebagai bagian dari pembangunan daerah.
“KEPMI Bone ke depan harus mampu menjadi rumah bersama bagi pelajar dan mahasiswa Bone. Kami ingin membangun organisasi yang tidak hanya aktif secara internal, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah,” ujar Khaidir.
Menurutnya, sinergi dengan pemerintah daerah menjadi salah satu bagian penting dalam menjalankan agenda kepengurusan. Namun, sinergi tersebut tetap harus dibangun dengan semangat kritis, konstruktif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Kami siap bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bone dalam hal-hal yang sejalan dengan kepentingan masyarakat. Di sisi lain, KEPMI Bone juga akan tetap menjalankan fungsi kontrol sosial dan menyampaikan aspirasi pelajar serta mahasiswa secara konstruktif,” lanjutnya.
Usai melakukan pertemuan dengan Bupati Bone, Khaidir bersama jajaran pengurus DPP KEPMI Bone periode 2026–2028 melanjutkan agenda dengan menggelar rapat panitia persiapan pelantikan. Rapat tersebut berlangsung di Warkop Azzahrah pada Sabtu (3/10/2026).
Rapat panitia menjadi ruang konsolidasi awal bagi jajaran pengurus untuk membahas berbagai kebutuhan dan teknis pelaksanaan agenda pelantikan. Selain itu, pertemuan tersebut juga menjadi momentum untuk menyatukan langkah, membagi tugas, serta memastikan seluruh tahapan persiapan dapat berjalan secara terkoordinasi.
Rapat tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus DPP KEPMI Bone periode 2026–2028 yang mendapatkan mandat dari masing-masing Dewan Pengurus Komisariat (DPK) dan Dewan Pengurus Cabang (DPC) untuk menjadi bagian dari kepengurusan tingkat pusat.
Kehadiran para pengurus yang merupakan representasi dari DPK dan DPC tersebut menjadi bagian penting dalam membangun konsolidasi internal organisasi. Dengan keterlibatan berbagai unsur tersebut, DPP KEPMI Bone periode 2026–2028 diharapkan mampu membangun kepengurusan yang solid, komunikatif, dan mampu mengakomodasi aspirasi pelajar dan mahasiswa Bone.
Khaidir menegaskan bahwa proses konsolidasi menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh unsur dalam kepengurusan memiliki visi dan arah gerak yang sama.
Melalui rangkaian persiapan tersebut, DPP KEPMI Bone periode 2026–2028 mulai memantapkan langkah menuju pelantikan sekaligus mempersiapkan program kerja organisasi ke depan. Konsolidasi internal dan komunikasi dengan berbagai pihak menjadi fondasi awal bagi kepengurusan baru dalam menjalankan amanah organisasi selama periode kepengurusan. – rcx
